Mandi wajib dilakukan karena beberapa hal. Bagi seorang muslimah yang menginjak masa pubertas mandi wajib pertama kali ia lakukan setelah selesainya datang bulan (haid) yang pertama kali.
Sedangkan bagi kaum Adam, pertama kali di lakukan setelah mendapatkan mimpi basah ( mimpi keluar mani). Kedua masalah tersebut di sebut Hadas Besar.

Karena itu sebuah hadas maka harus cepat di bersihkan/di sucikan sebelum melakukan ibadah-ibadah.


Cara penyuciannya dengan Mandi Wajib yang benar dan sah.
Hal ini dilakukan agar terbebas dari hadas yang membuat ibadahnya tidak diterima oleh Allah SWT, karena masih ada kotoran di badannya.

Sesuai dengan firman Allah :
"Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur. (Q.S. Al-Ma'idah: 6)"


Mandi Wajib ialah mandi besar yang dilakukan seorang muslim dengan menyiramkan air yang suci ke seluruh badan secara merata dengan niat di dalam hati.

A. Sebab-sebab Mandi Wajib
Mandi wajib dilakukan oleh sebab :

  1. Bersetubuh (junub,ML,dsb)

  2. Keluar mani (coli, dsb )

  3. Setelah keluarnya darah Haid/menstruasi (datang bulan)

  4. Setelah keluarnya darah Nifas

  5. Wiladah (melahirkan anak)

  6. Orang kafir yan baru masuk islam (mu'alaf)

  7. Mati

  8. Sebab Lain



B. Larangan Bagi Orang Yang Berhadas Besar.

  1. Shalat (sunnah maupun wajib)

  2. Menyentuh/memegang Mushaf Al-Qur'an

  3. Berada/I'tikaf dalam masjid

  4. Tawaf

  5. Membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an

  6. Berkhutbah

  7. Bercerai/ditalaq







C. Tata Cara Mandi Wajib.
- Rukun mandi wajib :
  1. Niat mandi wajib karena Allah SWT.

  2. Niat Mandi wajib :

    Nawaitu ghusla liraf'il hadatsil akbar fardhal lillahita'ala

    Ar : Aku berniat mandi wajib untuk menghilangkan hadast besar fardhu karena Allah ta’aala.



    Niat mandi wajib karena haid :

    Nawaitul Ghusla Lifrafil Hadatsil Haid Lillahi Ta’ala.

    Ar : Aku berniat mandi wajib untuk menghilangkan hadast dari haid fardu karena Allah ta’ala.



    Niat mandi wajib karena junub :

    Nawaitu Ghusla Liraf’il Hadatsil Akbari ‘An Jamiil Badanii Likhuruji Maniyyi Minal Inaabati Fardhan Lillahi Ta’aal

    Ar : Aku berniat mandi wajib untuk menghilangkan hadast besar dari seluruh tubuhku karena mani dari jinabat fardhu karena Allah ta’ala.



    Niat mandi wajib karena nifas :

    Nawaitu Ghusla Liraf’il Hadatsil Akbar Minal Nifasi Fardhlon Lillahi Ta’ala.

    Ar :Aku berniat mandi wajib untuk menghilangkan hadast besar dari nifas fardu karena Allah ta’ala.



  3. Meratakan (menyiramkan) air keseluruh badan, apabila ada najis hendaklah dihilangkan lebih dahulu najisnya.
    - Sunah Mandi Wajib :
    1. Menghadap kiblat

    2. Membaca basmalah

    3. Membasuh dan membersihkan kedua tangan sebelum mandi

    4. Menghilangkan kotoran yang melekat pada kemaluan dan seluruh badan

    5. Mendahulukan anggota yang kanan dari pada yang kiri

    6. Menggosok badan dengan tangan



    Adapun bisa dilakukan dengan langkah-langkah sepert berikut :

    1. Membaca niat mandi wajib.

    2. Membasuh kedua tangan.

    3. Berwudhu seperti wudhu akan solat.

    4. Mengguyur kepala 3 x guyuran.

    5. Menyela-nyela rambut dari bagian kanan dahulu.

    6. Mengguyur seluruh bagian angota tubuh.

    7. Menggunakan Sabun dan Shampo.



    Itulah beberapa tata cara mandi wajib , semoga artikel ini dapat membantu.